Selasa, 18 Juni 2013

Catatan Liqo'

18 Juni 2013


10 Januari 2013 pukul 20.30 @Mr. Te (Novan Yudhistira)
·         Tema: amal dan ibadah
·         Amal terbaik adalah amalan yang ikhlas, bersih niatnya, dan dikerjakan dengan tuntunan yang benar
·         Ibadah = ta’at (ketundukan) + cinta

9 Februari 2013 (Novan Yudhistira)
·         Tema: Taqarrub Ilallah
·         Analogi keyakinan adanya Allah: misal penyakit Flu, kita tidak perlu melihat virusnya, tapi cukup melihat tanda-tandanya saja (panas, hidung meler, dll) kita tahu bahwa ada penyakit flu yang diderita.
·         Semakin berat tugas dakwah, semakin banyaklah qiyamul lail, dzikir, tilawah, dll. Intinya, wajib mendekatkan diri kepada Allah.
·         Jangan menjadi lemah oleh tantangan-tantangan dakwah, sungguh sebelum kita, amanah dakwah lebih berat.

19 Februari 2013 @Rumah P. Didik (Weni Kristanto)
·         Tema: Intima’ Jama’I (berafiliasi dengan jama’ah)
·         Intima’ Jama’I melebihi batasan-batasan formalitas
·         Ada 3 dimensi
1.       Aqidah: ada 3 poin penting, pertama intima’ terhadap risalah yang dijalani, yaitu dakwah. Kedua, aqidah yang lurus. Dan ketiga, pengerahan niat diri untuk kepentingan Islam. Jika kita intima’ terhadap dakwah, sesungguhnya kita intima’ kepada Allah;
2.       Pemikiran: harus terikat dengan fikrah Islam secara total dan secara prinsip.
3.       Struktural: menuntut orang yang ada didalamnya untuk tidak egois dan individualis.
·         Bila 3 dimensi tersebut berjalan baik, akan menjadi disiplin yang baik. Indikatornya adalah, jika ada tugas dakwah, maka dilaksanakan segera.

26 Februari 2013 @Islamic Centre Jember (Ustadz Khoirul Hadi)
·         Tema: Arkanul bai’ah (10 pilar dakwah)
1.       Al fahm: ada 20 prinsip Islam didalamnya
2.       Al ikhlas
3.       Amal: amal selalu menyertai keImanan. Amal, membentuk pribadi muslim sesuai 10 muwashafat. Kemudian membentuk usrah/ keluarga muslim. Kemudian membentuk masyarakat –pemerintahan- islami.
4.       Al jihad: paling rendah adalah mengingkari keburukan dengan hati, paling tinggi adalah perang.
5.       At tadhiyah (pengorbanan): apa yang harus dikorbankan? Segala sesuatu (harta, nyawa, waktu, dll). Karena jihad tanpa pengorbanan adalah tidak mungkin.
6.       At thoah: melaksanakan perintah dalam keadaan sulit maupun lapang, malas maupun semangat.
7.       Ats tsabat (tegar): tetaplah tegar dijalan dakwah, meski tahun demi tahun dilalui terasa begitu panjang dan melelahkan. QS. Al Ahzab: 23 “diantara orang-orang mukmin itu ada orang-orang yang menepati apa yang telah mereka janjikan kepada Allah; maka diantara mereka ada yang gugur. Dan diantara mereka ada (pula) yang menunggu-nunggu dan mereka tidak merubah (janjinya).
8.       At tajarrut (totalitas): membersihkan fikrah dari pengaruh-pengaruh dari figur-figur atau isme-isme. Kita akan dihadapkan pada 6 macam orang; muslim mujahid, muslim tidak aktif, muslim berdosa, kafir dzimmi (dilindungi), non blok, kafir yang memerangi.
9.       Al ukhuwwah: berpadu dalam ikatan aqidah, inilah ikatan paling kokoh. Cinta kasih terendah adalah lapang dada, yang tertinggi adalah itsar (mendahulukan saudaranya).
10.   Tsiqah: puas kepada qiyadah dan memberi penghormatan kepadanya.

16 Maret 2103 (ustadz Neman)
·         Tema: Tajarrut (totalitas). Artinya lepas, bebas dari kesyirikan.
·         Contoh, salah satu bentuk totalitas pada Islam: kisah Bilal bin Rabbah, kisah Mus’ab bin Umair, kisah Ja’far.
·         Bila sudah bersyahadat, konsekwensinya adalah harus totalitas.
·         Untuk meraih totalitas, harus berkorban jiwa, waktu, harta.
·         Ciri orang beriman, salah satunya adalah tidak suka izin.
·         Apa yang kita ingin dari tajarrut?
1.       Fokus pada sistem islam, yaitu dengan Al Qur’an dan Al Hadits. Yang lain dilepas
2.       Melepas kecenderungan selain agama Islam dan dakwah Islam
3.       Melepas kebanggaan selain Islam
4.       Melepas segala macam rintangan (lemah memahami agama), harus kuat memahami agama
5.       Melepas futur dan bermalas-malasan dan menunda-nunda sesuatu.

2 April 2013 @Islamic Centre Jember (dr. Supangat)
·         Tema: ihsan (merasa diawasi)
·         QS. Qaaf: 16 “dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dan mengetahui apa yang dibisikkan oleh hatinya, dan Kami lebih dekat kepadanya daripada urat lehernya”
·         Kalau diawasi, kita harusnya merasa risih dan berhati-hati. Ibarat kita diawasi dosen saat ujian, bagaimana rasanya?
·         Itqon (tertata urusan), akan dapat untung:
1.       Dapat cinta Allah
2.       Dapat pahala dari Allah
3.       Dapat pertolongan dari Allah
·         Tiada yang menghalangi kita untuk sukses jika kita dapat 3 untung di atas.
·         Minta tolonglah pada sesuatu yang tidak membutuhkan pertolongan. Jangan minta tolong pada sesuatu yang masih butuh pertolongan. Mintalah hanya pada Allah.
·         Berharap pada manusia akan mengecewakan, namun berharap pada Allah pasti tidak akan kecewa.

9 April 2013 @ma’had Ibnu Katsir (Novan Yudhistira)
·         Tema: futur (luntur, lemah)
·         Sebab-sebab futur:
1.       Berlebih-lebihan dalam agama. Sedikit amal tapi istiqomah adalah lebih utama dari pada banyak tidak istiqomah. Dahulukan/ prioritaskan yang wajib dari pada yang sunnuah.
2.       Melampaui batas dalam hal yang mubah
3.       Suka menyendiri dan meninggalkan jama’ah
4.       Sedikit mengingat mati dan kampung akhirat
5.       Seenaknya melakukan amalan sehari-hari
6.       Kemasukan barang haram/ subhat
7.       Lupa sunnatullah, alam dan kehidupan. Pengennya instan.
8.       Tidak memerhatikan hak badan
9.       Berteman dengan orang yang rendah kemauan dan cita-cita
10.   Serabutan dalam melakukan sesuatu
11.   Menganggap sepele kesalahan yang kecil. Misalnya bohong, maka akan menimbulkan bohong-bohong yang lain.

19 April 2013 @rumah mas novan yudhistira (ustadz hari setiawan)
·         Tema: nikmatnya iman
·         Kisah Abdullah bin Mas’ud
·         3 sifat mancapai nikmatnya iman:
1.       Mencintai Allah dan RasulNya melebihi segalanya
2.       Mencintai seseorang karena Allah
3.       Enggan kembali menjadi kafir setelah mendapat hidayah seperti enggan dimasukkan dalam api neraka.
·         QS. Al Anbiyaa’: 90 “Maka Kami memperkenankan doanya, dan Kami anugerahkan kepada nya Yahya dan Kami jadikan isterinya dapat mengandung. Sesungguhnya mereka adalah orang-orang yang selalu bersegera dalam (mengerjakan) perbuatan-perbuatan yang baik dan mereka berdoa kepada Kami dengan harap dan cemas. Dan mereka adalah orang-orang yang khusyu' kepada Kami”. Segerakanlah dalam mengerjakan kebaikan, jangan hanya mengerjakannya, tapi segerakan!
·         Al Israa’: 79 “Dan pada sebahagian malam hari bersembahyang tahajudlah kamu sebagai suatu ibadah tambahan bagimu; mudah-mudahan Tuhan-mu mengangkat kamu ke tempat yang terpuji”. Tahajjud adalah sunnah mu’akad, berusahalah mengerjakannya!
·         Kisah khalid bin walid pada perang yarmuk
·         Ripiyuna katsir: gak pernah takut, gak pernah menyerah, dan gak pernah lemah.
·         Jika cinta, gak akan memberikan waktu sisa. Berusahalah shalat berjamaah tepat waktu!

23 Mei 2013 @rumah mas Novan Yudhistira (Novan Yudhistira)
·         Tema: memecahkan masalah
·         Rubah cara berpikir untuk pecahkan masalah. Semua dapat terselesaikan.
·         Jangan mau kalah dengan tikus. Tikus itu cerdik, selalu cari jalan dan cara untuk tuju sasaran.
·         Bukan kesulitan yang besar, kapasitas diri kitalah yang masih kerdil
·         Cara paling efektif memengaruhi orang adalah memberi tauladan.

13 Juni 2013 @rumah mas Novan Yudhistira (Novan Yudhistira)
·         Tema: dakwah pasca kampus
·         Dimanapun karier kita nanti, kita harus tetap membawa misi dakwah
·         Jika cita kita jelas, Allah akan semakin mudah memberi yang kita inginkan. Sama halnya dengan ketika kita minta uang ke orang tua kita, pasti orang tua kita bertanya “untuk apa?”, jika tujuannya jelas, maka akan semakin percaya memberikan uang tersebut, beda kalau masih belum jelas, pasti akan ragu juga untuk memberi.
·         Ada 3 sektor profesi:
1.       Publik: PNS, eksekutif, legislatif, yudikatif, dll
2.       Privat: pengusaha, trainer, profesional, dll
3.       Lembaga sosial: lembaga amil zakat, dll